JUARANET - Pembalap Ducati Lenovo, Jack Miller, membahas gaya membalap Enea Bastianini yang disebutnya sangat unik di MotoGP 2022.. Enea Bastianini menjadi bintang baru di ajang MotoGP 2022.. Pembalap yang belum genap dua musim mengarungi kelas utama Grand Prix itu telah tampil apik bersama Gresini Ducati.. Bastianini mengangkat derajat tim satelit Ducati itu sehingga mampu bersaing dalam
JAKARTA, - MotoGP tak hanya menyajikan persaingan para pebalap di lintasan. Tapi juga pertarungan pabrikan motor dan apparel yaitu helm dan baju balap. Persaingan helm bahkan cukup sengit. Selain sebagai pelindung kepala, helm bisa jadi indentitas atau ciri khas. Seperti Valentino Rossi yang kerap berganti desain helm disesuaikan dengan juga Makin Liar, Dorna Siapkan Sanksi Lebih Tegas buat Pebalap MotoGP Saat ini di MotoGP ada sembilan merek helm yang dipakai oleh pebalap. Salah satunya ialah merek asal Indonesia, KYT yang dipakai pebalap Aprilia Aleix Espargaro dan Lorenzo Savadori. Sebelumnya bahkan ada dua merek helm asal Indonesia yaitu KYT dan NHK. Merek NHK dipakai pebalap Avintia Ducati yaitu Karel Abraham dan Tito Rabat. Dok. AGV Desain helm Valentino Rossi untuk MotoGP 2021 dengan motif Soleluna terbaru1. AGV Pista GP R Musim 2021 helm AGV dipakai oleh Valentino Rossi, Franco Morbidelli, Joan Mir, Jack Miller dan Luca Marini. AGV didirikan pada 1947 oleh Amisano Gino. Nama AGV merupakan singkatan Amisano Gino Valenza. Nama Amisano dari sang pendiri dan Valenza tempat perusahaan didirikan. Logo AGV sangat mudah dikenali karena punya latar belakang bendera Italia yaitu mereh putih hijau. Saat baru berdiri AGV belum membuat helm. AGV awalnya membuat jok kulit untuk motor, dan baru membuat helm pada 1954. Marquez bersaudara, Alex dan Marc memperpanjang kontrak bersama Shoei untuk dua musim mendatang. 2. Shoei X14
KeputusanDovi untuk gantung helm sebelum musim 2022 berakhir ditanggapi oleh Lin Jarvis. Managing Director Yamaha Motor Racing itu mengaku sedih atas keputusan yang dibuat oleh pembalap bernomor
- Pembalap MotoGP yang menggunakan helm bikininan Indonesia, semakin banyak di musim 2020. Selain KYT, merek helm Indonesia lain yang dipakai di MotoGP adalah NHK. Merek helm dari PT Danapersadaraya Motor Industry DMI ini baru saja mengumumkan 2 pembalap yang memakai helm NHK. Yang menarik, kedua pembalap ini bergabung di tim yang sama, yaitu Estrella Galicia 0,0. Duet pembalap Ryusei Yamanaka dan Sergio GarcĂa Dols resmi memakai helm NHK GP-R Tech di musim 2020. Mereka akan turun penuh di MotoGP kelas Moto3, menggunakan motor Honda NSF250RW. • BREAKING NEWS MotoGP 2020 Thailand Dimajukan • MotoGP 2020 Siap-siap Tes Terakhir di Qatar, Wonderkid Yamaha Fabio Quartararo Bikin Kejutan Lagi? Ryusei dan Sergio sendiri, merupakan dua pembalap muda yang bertalenta dan punya prestasi menarik. Misalnya Sergio Garcia, yang meraih kemenangan pertamanya di MotoGP Valencia 2019, yang menjadi musim perdananya di Moto3. Estrella Galicia 0,0 sendiri, jadi tim Moto3 yang diincar banyak pembalap muda. Mengingat tim besutan Emilio Alzamora ini, menjadi batu loncatan banyak pembalap MotoGP kondang. Mulai dari Alex Marquez, Alex Rins, sampai Fabio Quartararo pernah bergabung dengan Estrella Galicia 0,0. Selain Ryusei Yamanaka dan Sergio Garcia, NHK juga jadi helm pilihan beberapa pembalap MotoGP lain. Seperti Tito Rabat, pembalap tim Reale Avintia Racing, yang berada di kelas MotoGP. Lalu ada Remy Gardner, yang di Moto2 musim 2020 juga akan pakai helm NHK GP-R Tech. NHK GP-R Tech sendiri jadi helm Indonesia pertama, yang lolos standar keselamatan FRHAP dari FIM. Harga NHK GP-R Tech ini dijual mulai dari Rp 3,5 jutaan, dan tersedia dalam beragam motif. * • MotoGP Qatar 2020, Alex Rins Sebut Pasti Ada Batas untuk Marc Marquez • MotoGP 2020 Penampakan Amunisi Johann Zarco Mirip Motor Valentino Rossi di MotoGP 2008 VIDEO BERITA Spesialis Pencuri di RS Sanglah Akhirnya Dibekuk, Kerap Curi Hp, Uang dan Pakaian Saat Pengunjung Tidur
Kalaunggak pakai helm, kan ntar kena tilang. Mereka, sepertinya, lebih takut kehilangan uang daripada nyawa. Saat sedang berkendara, ada beberapa yang sebenarnya membawa helm, tapi ya itu hanya dibawa tapi nggak dipakai. Bahkan ada yang naruhnya di dengkul. Sepertinya bagi mereka dengkul jauh lebih berharga daripada kepala.
- Merek helm yang akan dipakai pembalap Moto GP 2022 menarik untuk dibahas. Bahkan salah satu di antaranya ada yang memakai helm buatan Indonesia. Merek-merek besar seperti AGV, masih menjadi andalan banyak pembalap. Beberapa merek lain juga meramaikan balapan tersebut, dan berlomba memberikan kenyamanan sekaligus perlindungan maksimal. Setidaknya ada sembilan merek helm yang digunakan selama musim 2022 ini. Antara lain adalah Arai, AGV, Kabuto, Scorpion, KYT, SHOEI, Shark, Suomy, dan Nolan. Dan sedikit fakta unik, salah satu merek tersebut benar-benar asli buatan Indonesia. Baca Juga Mengenang 3 Pembalap Indonesia yang Ukir Prestasi di Level Internasional Berikut daftar pembalap dan helm andalannya. Maverick Vinales - AraiAleix Espargaro - KYTRemy Hardner - KabutoRaul Fernandez - HJCEnea Bastianini - SuomyFabio Di Gianantonio - SHOEILuca Marini - AGVMarco Bezzecchi - AGVAndrea Dovizioso - AraiDarryn Binder - SHOEIJack Miller - AGVFrancesco Bagnaia - SuomyFabio Quartararo - ScorpionFrancesco Morbidelli - AGVBrad Binder - HJCMiguel Oliveira - SharkPol Espargaro - HJCMarc Marquez - SHOEITakaaki Nagami - AraiAlex Marquez - SHOEIJohann Zarco - SharkJorge Martin - SharkJoan Mir - AGVAlex Rins - Nolan Itu tadi, beberapa daftar merk helm pembalap MotoGP. Untuk helm produksi Indonesia sendiri, adalah KYT. Helm ini termasuk salah satu yang paling berkualitas di Indonesia, dan berhasil digunakan oleh beberapa pembalap kenamaan. Baca Juga Mengenal Shayne Pattynama, Pemain Liga Norwegia yang Tertarik Bela Timnas Indonesia Kontributor I Made Rendika Ardian
Parapembalap yang siap berlaga di ajang Piala Raja Sprint Rally Jogja Putaran Kedua pekan depan ( Radhitya Widiaseno) Mobimoto.com - Piala Raja Sprint Rally Jogja 2022 putaran kedua bakal digelar pekan depan tepatnya pada Sabtu-Minggu () di Donokerto Jogja Rally Course, Turi, Sleman, Yogyakarta.
1. Dani Pedrosa Setelah 18 musim berkiprah di kejuaraan dunia Grand Prix, Pedrosa memutuskan pensiun dari MotoGP. Ada pun, pengumumkan dilakukan dalam konferensi pers jelang balapan Sachsenring pada 12 Juli. Memenangi gelar 125cc pada 2003, dan dua gelar 250cc setelahnya, karier The Little Samurai di MotoGP diwarnai dengan cedera yang silih berganti – membuatnya kesulitan untuk menunjukkan potensi maksimal. Mengumpulkan 31 kemenangan serta 112 podium di MotoGP, ia juga tidak pernah sekalipun mencicipi titel kelas premier. Hasil terbaiknya adalah tiga kali runner-up 2007, 2010, 2012 2. Fernando Alonso 14 Agustus dan pencinta Formula 1 dikejutkan keputusan Alonso yang takkan berpartisipasi musim 2019. Ia menutup karier bersama McLaren – dibelanya sejak 2015 – dengan hasil terbaik podium tertinggi GP Malaysia 2007. Selama 17 tahun berkiprah, pembalap Spanyol itu pernah memperkuat Minardi, Renault dan Ferrari. Dua gelar juara juga sukses direngkuhnya 2005, 2006 serta mengoleksi 32 kemenangan. Prestasi mengesankan lainnya adalah 97 podium, 22 pole position, 23 lap tercepat dan mencetak lebih dari poin dalam klasemen. 3. Kenan Sofuoglu Cedera yang mendera sejak World Supersport Magny-Cours 2017 memaksa Sofuoglu untuk gantung helm alias pensiun – demi fokus kesehatan fisik pada jangka panjang. Sofuoglu, berasal dari Turki, merupakan pembalap tersukses dalam sejarah WorldSSK. Ia mengakhiri kariernya dengan koleksi 85 podium dan 43 kemenangan. Gelar juara kelima, sekaligus yang terakhir, direngkuh di Circuito de Jerez 2016. Bersaing sengit melawan rekan setim Randy Krummenacher, Sofuoglu sukses keluar sebagai terbaik. 4. Elliott Sadler Pembalap veteran Sadler mengumumkan pensiun pada pertengahan Agustus lalu. Kariernya di NASCAR dimulai 1995 silam pada Xfinity Series di South Boston, tidak jauh dari kampung halamannya di Emporia, Virginia. Sejak itu, ia tampil reguler dalam kejuaraan NASCAR. Bahkan terbilang produktif pada dua balapan Monster Energy NASCAR Cup dan Xfinity Series. Sadler merupakan salah satu dari 31 pembalap yang telah memenangi setidaknya sekali ketiga divisi nasional NASCAR. Ia mengumpulkan tiga kemenangan Cup Series, 13 di Xfinity Series dan satu di Truck Series. 5. Kasey Kahne Usai menolak tawaran membalap di Cup Series oleh Leavine Racing untuk 2019, Kahne mengumumkan pensiun dari ajang NASCAR. Musim terbaiknya adalah 2012 ketika debut bersama Hendrick Motorsports. Menunjukkan penampilan tak memuaskan pada awal tahun, tetapi berhasil finis keempat di Cup Series, berkat tujuh kali beruntun 10 besar. Saat membela Evernham Motorsports musim 2004 dan setelah menggantikan Bill Elliott, Kahne hampir keluar sebagai juara. Kendati gagal, ia mengamankan status Rookie of The Year. 6. Spencer Gallagher Memilih fokus pada operasional tim balap GMS Racing, Gallagher memutuskan pensiun dari kompetisi NASCAR Xfinity Series pada Oktober lalu. Melakoni 115 start balapan dalam tiga divisi nasional NASCAR, ia mencetak kemenangan di Talladega Superspeedway dan meraih tiga kali finis lima besar. Sejak debut pada 2013, Gallagher telah berkompetisi di event in 60 Camping World Truck Series serta 55 balapan Xfinity Series bersama GMS Racing. 7. Lucas Ordonez Pemenang perdana kontes GT Academy, Ordonez, mengumumkan untuk mengakhiri kolaborasi panjangnya selama satu dekade dengan Nissan pada 11 Desember lalu. Ordonez merupakan lulusan pertama dari kompetisi GT Academy yang didukung oNissan, dirancang untuk mengambil pemain top dari waralaba game balap Gran Turismo Sony dan mengubahnya menjadi pembalap profesional. Dalam karier 10 tahunnya bersama sang pabrikan Jepang, Ordonez juga tampil pada Le Mans 24 Jam, Nurburgring 24 Jam, serta Super GT dan Blancpain GT Series. Dani Pedrosa, Repsol Honda Team 1/14 Foto oleh Gold and Goose / Motorsport Images Dani Pedrosa, Repsol Honda Team 2/14 Foto oleh Gold and Goose / Motorsport Images Fernando Alonso, McLaren 3/14 Foto oleh Steven Tee / Motorsport Images Fernando Alonso, McLaren MCL33 donuts at the end of the race 4/14 Foto oleh Jerry Andre / Motorsport Images Kenan Sofuoglu, Kawasaki Puccetti Racing 5/14 Foto oleh Gold and Goose / Motorsport Images Kenan Sofuoglu, Kawasaki Puccetti Racing says goodbye to the paddock 6/14 Foto oleh Gold and Goose / Motorsport Images Elliott Sadler, JR Motorsports, Chevrolet Camaro Chevrolet OneMain Financial 7/14 Foto oleh Gavin Baker / Motorsport Images Elliott Sadler, JR Motorsports, Chevrolet Camaro Chevrolet US Cellular 8/14 Foto oleh Russell LaBounty / NKP / Motorsport Images Kasey Kahne, Leavine Family Racing, Chevrolet Camaro Dumont JETS 9/14 Foto oleh Rusty Jarrett / NKP / Motorsport Images Kasey Kahne, Leavine Family Racing, Chevrolet Camaro Dumont JETS 10/14 Foto oleh Nigel Kinrade / NKP / Motorsport Images Spencer Gallagher, GMS Racing, Chevrolet Silverado Allegiant 11/14 Foto oleh Nigel Kinrade / NKP / Motorsport Images Spencer Gallagher, GMS Racing, Chevrolet Camaro Allegiant 12/14 Foto oleh John Harrelson / NKP / Motorsport Images 23 GT SPORT MOTUL Team RJN Nissan GT-R Nismo GT3 Lucas Ordonez 13/14 Foto oleh Marc Fleury 23 GT SPORT MOTUL Team RJN Nissan GT-R Nismo GT3 Lucas Ordonez, Alex Buncombe, Matt Parry 14/14 Foto oleh Marc Fleury
FIMRace Helmet Approval Program (FRHAP) sudah ketok palu dan dilakukan pada 3 Juni lalu di kantor pusat FIM, seperti dikutip @motogpindonesia (14/6). Dikatakan, setiap pembalap MotoGP harus menggunakan standar helm dari FIM. Berarti, di MotoGP Catalunya para pembalap wajib menggunakan helm dengan standardisasi baru.
PsikologiPembalap Motor HelmRaja MahkotaPembalap motor menggunakan Helm di KepalaRaja menggunakan Mahkota Di kepalaMaaf Kalau Salah
Sakingberubahnya sifat Fabio Quartararo saat mengenakan helm, pembalap-pembalap yang dekat dengannya, bakal dilibas habis ketika berada di lintasan balap MotoGP.. Fabio Quartararo, mengaku bakal menjadi petarung sejati ketika sudah mengenakan helm kendati mempunyai hubungan baik dengan Aleix Espargaro yang juga merupakan rival di MotoGP 2022.
Terungkap, ini alasan helm motor dengan grafis replika pembalap harganya lebih mahal dari helm motor grafis biasa. - Salah satu hal yang bisa sobat lakukan untuk menunjukkan dukungan pada pembalap motor kesayangan adalah membeli helm dengan grafis replika mereka. Pasalnya, mayoritas produsen helm yang dipakai di ajang balap dunia seperti MotoGP atau WorldSBK juga menyediakan helm dengan grafis replika pembalap yang mereka sponsori. Misalnya Arai yang menyediakan helm replika Jonathan Rea, Shoei yang menjual helm replika Marc Marquez, atau NHK yang menawarkan helm replika Tito Rabat. Tapi Kalau sobat perhatikan, umumnya helm motor dengan grafis replika pembalap punya banderol yang lebih mahal dibandingkan varian grafis biasa. Hal tersebut pun dibenarkan oleh Boy Septa, Manager and Business Development PT Prakarsa Bangun Sarana PBS selaku distributor Shoei dan Komine di Indonesia. “Biasanya memang ada perbedaan harga, contohnya di tipe X-Fourteen yang sekaligus helm flagship Shoei,” ujar pria yang akrab disapa Boy tersebut kepada beberapa waktu lalu. “Shoei X-Fourteen dengan grafis replika Marc Marquez itu harganya Rp 12,430 juta, lebih mahal Rp 400 ribu di bandingkan X-Fourteen grafis biasa” tambahnya. Boy mengungkapkan, perbedaan harga tersebut utamanya disebabkan oleh biaya lisensi yang harus dibayarkan produsen kepada sang pembalap dan desainer grafis tersebut. Baca Juga Digunakan Saat MotoGP Valencia 2005, Segini Harga Replika AGV White Zoo Valentino Rossi
. 100 27 84 181 409 370 422 193
pembalap motor helm raja