Memasukkangatra nilai etis sosial dalam diskursus ilmu ekonomi, menurut kalangan ekonom seperti di atas, akan mengakibatkan ilmu ekonomi menjadi tidak ilmiah, karena hal ini mengganggu obyektivitasnya. Mereka masih bersikukuh memegang jargon âmitos bisnis a moralâ Di sisi lain, etika bisnis hanyalah mempersempit ruang gerak keuntungan
Sebagai lembaga pemerintah yang dibentuk melalui UU dan memiliki tugas mengatur dan mengawasi industri jasa keuangan, OJK atau Otoritas Jasa Keuangan baru saja merilis Buku Bijak Ber-E-Banking yang berisi informasi lengkap seputar dunia E-Banking. Buku Bijak Ber-E-Banking ini bermanfaat untuk masyarakat yang ingin mengetahui lebih jelas seputar produk serta layanan E-Banking. Hal ini dilakukan sekaligus untuk mendukung program literasi keuangan yang selama ini dilakukan agar bisa berjalan dengan baik. Dengan diluncurkannya Buku Bijak Ber-E-Banking, diharapkan nasabah bisa lebih paham dan memaksimalkan fitur E-banking yang mereka miliki. Perkembangan pesat bidang teknologi juga berdampak pada perkembangan transaksi perbankan, seperti adanya fitur ATM, Internet Banking, Mobile Banking, Phone Banking, SMS banking, EDC, E-Commerce, hingga Video Banking yang memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengakses transaksi banking. Apa sajakah layanan E-banking tersebut? Mari simak uraian lengkap berikut ini 1. Memaksimalkan Fungsi ATM, Bukan Sebatas Tempat Menarik Uang Fungsi ATM Menjadi Tidak Cuma Untuk Tarik Tunai via Masyarakat sejauh ini mengenal ATM hanya sebatas tempat ambil uang. OJK melalui Buku Bijak Ber-E-Banking ini akan menjelaskan seluk beluk transaksi elektronik secara detail. Hal pertama yang dipaparkan secara lengkap dalam Buku Bijak Ber-E-Banking Otoritas Jasa Keuangan OJK ini adalah mengenai ATM atau anjungan tunai mandiri automated teller machine. Buku Bijak Ber-E-Banking menjelaskan mengenai tipe ATM dan sistematika kerja ATM, di mana ATM sendiri terbagi menjadi 4 jenis yakni ada ATM tunai, non-tunai, ATM setor tunai, hingga ATM yang memberikan pelayanan lengkap tunai non-tunai setor tunai. ATM punya banyak fungsi lain, selain tempat ambil uang tunai. Fungsi lain tersebut meliputi akses sejumlah layanan, antara lain transfer duit, cek saldo, bayar tagihan kartu kredit, bayar listrik, beli pulsa, dan bahkan sampai bisa untuk melakukan pembayaran premi asuransi misalnya. ATM tunai seperti uraian di atas berfungsi untuk melakukan bertransaksi tunai alias menarik duit lewat mesin ATM ini. ATM non-tunai mempunyai fitur khusus buat transaksi non-tunai, seperti transfer, bayar tagihan, cek saldo, dan lain-lain. Tarik tunai di mesin ATM non tunai ini tidak bisa dilakukan. ATM setor tunai atau biasa disebut mesin Cash Deposit Machine CDM berfungsi sebagai tempat untuk setor uang sehingga memudahkan nasabah untuk tidak perlu antri ke teller bank. Minimal setor uang melalui mesin ini menggunakan lembaran Rp50 ribu atau Rp100 ribu. Sedangkan ATM serbabisa mempunyai fitur yang komplit, dari transaksi tunai sampai setor tunai. Semua bisa. Anda mesti paham bahwa tidak semua bank punya ATM dalam jumlah banyak di setiap tempat sehingga perlu solusi dalam bentuk jaringan ATM yang bisa digunakan secara bersama-sama. Ada 2 jaringan besar bank di Indonesia, yakni ATM Bersama beranggotakan 82 bank, di antaranya, BNI, BRI, Bank Mandiri, CIMB Niaga, Bank Panin, Bank Permata, dan Bank Danamon. ATM Prima beranggotakan 57 bank, di antaranya BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, dan CIMB Niaga. 2. EDC untuk Transaksi Jual Beli Melalui Kartu Kredit dan Kartu Debit Sekarang Ada EDC Untuk membantu Transaksi Anda via Selain ATM, buku paduan OJK di atas juga memberi ulasan lengkap mengenai Electronic Data Capture atau EDC, di mana EDC ini berfungsi untuk melakukan transaksi jual beli melalui kartu kredit, tanpa perlu uang tunai. EDC ini biasanya digunakan ketika berbelanja, sehingga konsumen tidak perlu repot mencairkan uang di ATM untuk melakukan transaksi belanja. Sesuai kampanye Bank Indonesia untuk lebih menggerakkan cashless society, alias masyarakat yang bertransaksi tanpa uang tunai, Mesin EDC memungkinkan kita membayar transaksi tanpa uang tunai sehingga praktis dalam berbelanja tanpa ribet menghitung uang. Biasanya EDC bisa dipakai buat transaksi di toko-toko dan pusat perbelanjaan yang mempunyai transkasi cukup besar, mengingat ada target nominal tertentu bagi toko yang menyediakan layanan mesin EDC. Perlu diingat juga bahwa EDC tidak hanya bisa dipakai dengan cara digesek, namun bisa juga dengan cara menempelkan kartu ke mesin itu. Masyarakat perlu tahu bahwa ke depannya transaksi dengan EDC ini akan semakin populer untuk berbagai keperluan misalnya bayar uang belanja, bayar tol, bayar tiket pesawat, bayar listrik dan sebagainya. Ada 3 jenis Mesin EDC yang biasa dipakai di merchant atau pusat perbelanjaan yaitu Fixed Line/Line Telepon yang menggunakan line telepon dari Telkom dengan biaya langganan line ini ke Telkom langsung, kemudian ada juga GPRS Power yang bekerja berdasarkan sinyal seluler layaknya hand phone dan yang terakhir adalah GPRS Mobile yang menggunakan sumber energi baterai yang bisa diisi ulang. Baca Juga Perbedaan Kartu Kredit dan Kartu Debit serta Ancamannya 3. Internet Banking, Layanan Mudah Seolah Punya Teller Pribadi Internet Banking via Selanjutnya, Buku Bijak Ber-E-Banking juga membahas mengenai Internet Banking. Internet Banking merupakan layanan yang diberikan pihak bank untuk mempermudah transaksi banking tanpa perlu pergi langsung ke bank melalui internet, seperti aktivitas cek saldo, transfer, dan lain-lain. Dengan Internet banking, Anda seolah punya teller pribadi dan gak perlu capek antri di bank buat melakukan hampir semua layanan perbankan seperti cek saldo, transfer dana, melihat mutasi rekening, beli pulsa, bayar tagihan listrik, TV kabel, air, telepon, asuransi, Internet, beli tiket, Setor uang deposito dan masih banyak lagi yang lainnya. Proses pendaftaran internet banking juga mudah tinggal datang ke bank, isi formulir dan kemudian anda akan diberi token plus user ID dan password, one time password OTP via SMS yang tergantung jenis banknya. 4. SMS Banking, Transaksi Perbankan Dalam Genggaman Transaksi Bank Bisa Dilakukan Lewat SMS via Dalam buku panduan OJK, Anda juga akan mendapatkan ulasan mengenai SMS Banking yang hampir serupa dengan internet banking. Pebedaannya, SMS banking bisa dilakukan tanpa koneksi internet, yakni cukup melalui pesan singkat. Fitur SMS banking mirip dengan Internet banking, tapi tidak perlu pakai Internet kalau menggunakan layanan ini. Hal yang utama adalah kita punya stok pulsa yang cukup. 5. Mobile Banking, Solusi Menarik di Antara Internet Banking dan SMS Banking Mobile Banking dengan Solusi Lengkap via Dalam Buku Bijak Ber-E-Banking, dibahas pula mengenai Mobile Banking yang merupakan perpaduan antara SMS banking dan internet banking. Syarat agar Anda bisa melakukan transaksi melalui Mobile Banking ini adalah harus medaftarkan sim card melalui aplikasi bank pada smartphone. Bisa saja Anda kurang puas jika hanya mengandalkan layanan SMS seperti yang ada di fitur SMS banking buat transaksi. Jika demikian ada solusi lain yaitu melalui layanan mobile banking, di mana kita akan mendapatkan fitur lain yang lebih canggih. Fitur ini bisa diakses lewat dua pilihan yaitu melalui menu provider atau mobile banking lewat aplikasi. Mobile banking bisa dibilang solusi tengah antara Internet banking dan SMS banking. Pengguna mobile banking bisa melakukan transaksi perbankan di mana pun dan kapan pun. 6. Phone Banking, Anda Tinggal Telepon dan Transaksi Keuangan pun Beres Transaksi pun Bisa Dilakukan Lewat Telepon via Pembahasan lain pada Buku Bijak Ber-E-Banking adalah mengenai Phone Banking. Melalui fitur Phone Banking, nasabah hanya perlu menelepon pihak bank untuk melakukan transaksi, tanpa perlu pergi ke ATM, dan tanpa perlu koneksi internet. Ya, sangat simpel, tinggal telepon semua beres, namun Anda tetap wajib mendaftar dulu ke bank untuk mendapatkan PIN phone banking yang akan digunakan buat otorisasi atau izin buat bertransaksi via telepon. Baca Juga Tips Belanja Online yang Aman dan Nyaman 7. Video Banking, Bisa Tatap Muka dengan Teller Bank Melalui Video Bertemu dengan Teller pun Bisa Dilakukan Lewat Video via Bagian terakhir Buku Bijak Ber-E-Banking juga membahas tuntas mengenai fitur Video Banking. Berbeda dengan fitur banking lain yang bisa dilakukan kapan saja, fitur Video Banking ini hanya memberikan pelayanan pada waktu tertentu saja, seperti hari Sabtu dan Minggu. Dengan video banking ini, kita bisa melakukan transaksi seolah olah tatap muka dengan teller Bank, seperti layaknya bertransaksi di loket bank tapi lewat video. Manfaatkan E-Banking Secara Bijak dan Maksimal Itulah tujuh layanan electronic banking yang dibahas tuntas dalam Buku Bijak Ber-E-Banking OJK. Jika Anda seorang nasabah dari sebuah bank, tentu penting untuk mengetahui fitur apa saja yang bisa dinikmati sehingga bisa menjadi nasabah yang baik dari bank tersebut. Nasabah yang baik tentu paham semua fasilitas dan produk bank, di mana dia mempunyai rekening di dalamnya. Dengan adanya Buku Bijak Ber-E-Banking, diharapkan bisa membantu nasabah untuk lebih mengerti seputar fasilitas perbankan sehingga nasabah pun bisa memanfaatkan semua kelebihan tersebut dengan maksimal. Baca Juga Waspada Tindakan Phishing yang Mengincar Uang di Rekening Anda
Inilahyang perlu Anda ketahui tentang analisis SWOT. Ketika Anda memahami fungsi menyeluruh dari analisis SWOT, Anda siap berbisnis. Agar nantinya bisnis online berjalan dengan lancar dan efektif, pastikan Anda dapat menyediakan metode pembayaran yang sesuai dengan preferensi pelanggan.
e-Money Uang elekronik e-Money mulai dikenal masyarakat terutama untuk pembayaran yang berjumlah kecil, tetapi frekuensi penggunaannya tinggi. Penggunaan uang elekronik sangat efektif dan efisien untuk pembayaran transportasi kereta api, bis, parkir, tol, fast food, dll. Saat ini mulai banyak bank atau lembaga keuangan selain bank yang ikut menerbitkan uang elektronik. Diprediksi ke depan penggunaan uang elekronik semakin meningkat, sesuai dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat. Perkembangan uang elektronik sangat pesat, pertama kali terbit April tahun 2007 hanya sebanyak tetapi dalam kurun waktu 3 tahun kemudian sudah mencapai hampir 8 juta yang beredar. Pada 2009, Bank Indonesia mencatat 77% transaksi di Indonesia merupakan transaksi retail dengan nominal kecil atau senilai Rp 113 triliun. Sebagian besar transaksi tersebut menggunakan uang tunai yang rata-rata jumlah transaksi tahunannya mencapai 6,2 juta kali transaksi dengan nilai Rp260 triliun, dengan asumsi peningkatan nilai 10% setiap sebagian transaksi retail sudah dikonversikan ke dalam bentuk elektronis, dimana informasi telah disimpan dalam chip di kartu plastik atau di server untuk kemudian ditransmisikan ke sistem informasi terbuka seperti internet. Inilah yang disebut electronic money e-money yang bisa mengurangi peredaran uang tunai di masyarakat. Berkurangnya penggunaan uang tunai dinilai baik untuk perekonomian. Executive Vice President Visa kawasan Eropa Steve Perry mengatakan biaya uang tunai itu mahal. Dalam dunia bisnis, misalnya seperti supermarket, mereka merasa harus mengeluarkan uang tunai dari sistem mereka sehingga lebih mudah untuk dikendalikan. Sebab lebih banyak uang tunai berarti lebih banyak biaya, bahkan bisa mencapai dua pertiga biaya total. Bank Sentral Belanda memperkirakan biaya tahunan mengelola uang tunai mencapai €300 per keluarga. Untuk itu Bank Indonesia berusaha mendorong perkembangan e-money ini untuk mewujudkan less cash society. Pengertian Uang Elekronik e-Money Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No. 11/12/PBI/2009 tentang uang elektronik, mendifinisikan Uang Elekronik adalah alat pembayaran yang memenuhi unsur-unsur sebagai berikut a. diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetor terlebih dahulu oleh pemegang kepada penerbit; b. nilai uang disimpan secara elektronik dalam suatu media seperti server atau chip; c. digunakan sebagai alat pembayaran kepada pedagang dan dikelola oleh penerbit uang elektronik tersebut; d. nilai uang elektronik yang disetor oleh pemegang dan dikelola oleh penerbit bukan merupakan simpanan sebagaimana dimaksud dalam undang-undang yang mengatur mengenai perbankan. Jenis Uang Elekronik Uang elektronik ditinjau dari jenisnya ada 2, yaitu 1. Registered Registered artinya data identitas pemegang uang elektronik tercatat dan terdaftar pada penerbit. Nilai uang yang tersimpan di dalam media chip atau server penerbit paling banyak Rp. 5 juta. 2. Unregistered Unregistered artinya data identitas pemegang uang elektronik tidak tercatat dan tidak terdaftar pada penerbit. Nilai uang yang tersimpan di dalam media chip atau server penerbit paling banyak Rp. 1 juta. Ketentuan Bank Indonesia bahwa uang elektronik baik yang registered maupun yang unregistered dibatasi total transaksi paling banyak Rp. 20 juta per bulan. Uang elektronik ditinjau dari basis teknologi yang digunakan ada 2, yaitu 1. Uang elektronik berbasis chip chip based, memiliki karakteristik sebagai berikut Nilai uang disimpan di dalam media chip; Verifikasi transaksi lebih cepat, karena bersifat off-line; Sangat cocok sebagai alat pembayaran yang bersifat massal dengan nilai transaksi kecil, tetapi frekuensinya tinggi, seperti pembayaran tiket kereta api, parkir, tol. 2. Uang elektronik berbasis server server based, memiliki karakteristik sebagai berikut Nilai uang disimpan di dalam server penerbit; Verifikasi transaksi lebih lambat, karena harus on-line kepada penerbit. Kurang cocok sebagai alat pembayaan yang bersifat massal, tetapi lebih cocok untuk micro/retail payment lainnya. Penerbit Uang Elektronik Dengan berkembangnya penggunaan uang elektronik untuk berbagai keperluan seperti untuk membayar tol, berbelanja, gas, parkir, pulsa, transportasi, dan lain-lain. Diprediksi pada tahun-tahun mendatang akan semakin banyak bank dan lembaga selain bank yang akan menerbitkan uang elektronik. Berikut berbagai instrumen dan penerbit uang elektronik Berbasis Chip PenerbitBerbasis Server 1 T-Cash Telkomsel 2 dompetku Indosat 3 Fleksi Cash Telkom 4 Transjakarta Bank DKI 5 Java Jazz Bank BNI 6 Gas, Parking, Food Court, Retailer, Tol BCA 7 Tol Jakarta, Gas, Indomaret Bank Mandiri 8 Tol Surabaya Bank Mega 9 BRIZZI Retail BRI Sumber Webside penerbit dan berbagai sumber. e-Banking Pada masa sekarang ini pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di perbankan nasional relatif lebih maju dibandingkan sektor lainnya. Berbagai contoh jenis teknologi yang mungkin pernah kalian dengar, seperti Automated Teller Machine ATM, Banking Application System, Real Time Gross Settlement System, Sistem Kliring Elektronik, dan internet banking. Bank Indonesia sendiri lebih sering menggunakan istilah Teknologi Sistem Informasi TSI Perbankan untuk semua terapan teknologi informasi dan komunikasi dalam layanan perbankan. Istilah lain yang lebih populer adalah Electronic Banking E-Banking. Apa yang dimaksud dengan e-banking? E-banking merupakan pengantar otomatis jasa dan produk bank secara langsung kepada nasabah melalui media elektronik, dengan saluran komunikasi interaktif. E-Banking meliputi sistem yang memungkinkan nasabah bank, baik individu ataupun bisnis, untuk mengakses rekening, melakukan transaksi bisnis, atau mendapatkan informasi produk dan jasa bank melalui jaringan pribadi atau publik, termasuk internet. Nasabah dapat mengakses e-banking melalui piranti pintar elektronik seperti komputer/PC, PDA, ATM, atau telepon. Marilah kita telaah satu persatu saluran dari e-Banking yang telah diterapkan bank-bank di Indonesia sebagai berikut 1. ATM, Automated Teller Machine atau Anjungan Tunai Mandiri, ini adalah saluran e-Banking paling populer yang kita kenal. Selain bertransaksi melalui mesin ATM, kartu ATM dapat pula digunakan untuk berbelanja di tempat perbelanjaan, berfungsi sebagai kartu debit. Bila kita mengenal ATM sebagai mesin untuk mengambil uang, belakangan muncul pula ATM yang dapat menerima setoran uang, yang dikenal pula sebagai Cash Deposit Machine/CDM 2. Phone Banking, ini adalah saluran yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi dengan bank via telepon. Fasilitas ini boleh dibilang lebih praktis ketimbang ATM untuk transaksi non tunai, karena cukup menggunakan telepon/HP di manapun kita berada, kita bisa melakukan berbagai transaksi, termasuk transfer ke bank lain. 3. Internet Banking, ini termasuk saluran teranyar e-Banking yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi via internet dengan menggunakan komputer/PC atau PDA. Kelebihan dari saluran ini adalah kenyamanan bertransaksi dengan tampilan menu dan informasi secara lengkap tertampang di layar komputer/PC atau PDA. 4. SMS/m-Banking, saluran ini pada dasarnya evolusi lebih lanjut dari Phone Banking, yang memungkinkan nasabah untuk bertransaksi via HP dengan perintah SMS. Fitur transaksi yang dapat dilakukan yaitu informasi saldo rekening, pemindahbukuan antar rekening, pembayaran kartu kredit, listrik, dan telepon, dan pembelian voucher. Saluran ini sebenarnya termasuk praktis namun dalam prakteknya agak merepotkan karena nasabah harus menghapal kode-kode transaksi dalam pengetikan sms, kecuali pada bank yang melakukan kerjasama dengan operator seluler, menyediakan akses banking menu – Sim Tool Kit STK pada simcardnya. Jenis-Jenis Teknologi e-Banking Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kompleksitas transaksi, berbagai jenis E-banking semakin sulit dibedakan karena fungsi dan fiturnya semakin berkembang dan berinovasi. Sebagai contoh, sebuah kartu plastik mungkin memiliki “magnetic strip”- yang bisa mengkaitkan dengan rekening bank, dan juga memiliki nilai yang tersimpan dalam sebuah chip. Kadang kedua jenis kartu tersebut disebut “debit card” oleh merchant atau vendor. Beberapa gambaran umum mengenai jenis-jenis teknologi E-Banking dapat dilihat di bawah ini. 1 Automated Teller Machine ATM. Terminal elektronik yang disediakan lembaga keuangan atau perusahaan lainnya yang membolehkan nasabah untuk melakukan penarikan tunai dari rekening simpanannya di bank, melakukan setoran, cek saldo, atau pemindahan dana. 2 Computer Banking. Layanan bank yang bisa diakses oleh nasabah melalui koneksi internet ke pusat data bank, untuk melakukan beberapa layanan perbankan, menerima dan membayar tagihan, dan lain-lain. 3 Debit or check Card. Kartu yang digunakan pada ATM atau terminal point-of-sale POS yang memungkinkan pelanggan memperoleh dana yang langsung didebet diambil dari rekening Direct Deposit. Salah satu bentuk pembayaran yang dilakukan oleh organisasi misalnya pemberi kerja atau instansi pemerintah yang membayar sejumlah dana misalnya gaji atau pensiun melalui transfer elektronik. Dana ditransfer langsung ke setiap rekening nasabah. 5 Direct Payment also electronic bill payment. Salah satu bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk membayar tagihan melalui transfer dana elektronik. Dana tersebut secara elektronik ditransfer dari rekening nasabah ke rekening kreditor. Direct payment berbeda dari preauthorized debit dalam hal ini, nasabah harus menginisiasi setiap transaksi direct payment. 6 Electronic Bill Presentment and Payment EBPP. Bentuk pembayaran tagihan yang disampaikan atau diinformasikan ke nasabah atau pelanggan secara online, misalnya melalui email atau catatan dalam rekening bank. Setelah penyampaian tagihan tersebut, pelanggan boleh membayar tagihan tersebut secara online juga. Pembayaran tersebut secara elektronik akan mengurangi saldo simpanan pelanggan tersebut. 7 Electronic Check Conversion. Proses konversi informasi yang tertuang dalam cek nomor rekening, jumlah transaksi, dll ke dalam format elektronik agar bisa dilakukan pemindahan dana elektronik atau proses lebih lanjut. 8 Electronic Fund Transfer EFT. Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik. 9 Payroll Card. Salah satu tipe “stored-value card” yang diterbitkan oelh pemberi kerja sebagai pengganti cek yang memungkinkan pegawainya mengakses pembayaraannya pada terminal ATM atau Point of Sales. Pemberi kerja menambahkan nilai pembayaran pegawai ke kartu tersebut secara elektronik. 10 Preauthorized Debit or automatic bill payment. Bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk mengotorisasi pembayaran rutin otomatis yang diambil dari rekening banknya pada tanggal-tangal tertentu dan biasanya dengan jumlah pembayaran tertentu misalnya pembayaran listrik, tagihan telpon, dll. Dana secara elektronik ditransfer dari rekening pelanggan ke rekening kreditor misalnya PLN atau PT Telkom. 11 Prepaid Card. Salah satu tipe Stored-Value Card yang menyimpan nilai moneter di dalamnya dan sebelumnya pelanggan sudah membayar nilai tersebut ke penerbit kartu. 12 Smart Card. Salah satu tipe stored-value card yang di dalamnya tertanam satu atau lebih chips atau microprocessors sehingga bisa menyimpan data, melakukan perhitungan, atau melakukan proses untuk tujuan khusus misalnya validasi PIN, otorisasi pembelian, verifikasi saldo rekening, dan menyimpan data pribadi. Kartu ini bisa digunakan pada sistem terbuka misalnya untuk pembayaran transportasi publik atau sistem tertutup misalnya MasterCard atau Visa networks. 13 Stored-Value Card. Kartu yang di dalamnya tersimpan sejumlah nilai moneter, yang diisi melalui pembayaran sebelumnya oleh pelanggan atau melalui simpanan yang diberikan oleh pemberi kerja atau perusahaan lain. Untuk single-purpose stored value card, penerbit issuer dan penerima acceptor kartu adalah perusahaan yang sama dan dana pada kartu tersebut menunjukkan pembayaran di muka untuk penggunaan barang dan jasa tertentu misalnya kartu telpon. Limited-purpose card secara umum digunakan secara terbatas pada terminal POS yang teridentifikasi sebelumnya di lokasi-lokasi tertentu misalnya vending machines di sekolah-sekolah. Sedangkan multi-purpose card dapat digunakan pada beberapa penyedia jasa dengan kisaran yang lebih luas, misalnya kartu dengan logo MasterCard, Visa, atau logo lainnya dalam jaringan antar bank. MANFAAT e-BANKING Fungsi penggunaannya mirip dengan mesin ATM dimana sarananya saja yang berbeda, seorang nasabah dapat melakukan aktifitas pengecekan saldo rekening, transfer dana antar rekening atau antar bank, hingga pembayaran tagihan-tagihan rutin bulanan seperti listrik, telepon, kartu kredit, dll. Dengan memanfaatkan e-banking banyak keuntungan yang akan diperoleh nasabah terutama apabila dilihat dari banyaknya waktu dan tenaga yang dapat dihemat karena e-banking jelas bebas antrian dan dapat dilakukan dari mana saja sepanjang nasabah memiliki sarana pendukung untuk melakukan layanan e-banking tersebut. e-Commerce Electronic Commerce Perniagaan Elektronik, sebagai bagian dari Electronic Business bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission, oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa trade of goods and service dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, "e-commerce is a part of e-business". Media elektronik yang dibicarakan di dalam tulisan ini untuk sementara hanya difokuskan dalam hal penggunaan media internet. Pasalnya, penggunaan internetlah yang saat ini paling populer digunakan oleh banyak orang, selain merupakan hal yang bisa dikategorikan sebagai hal yang sedang booming’. Perlu digarisbawahi, dengan adanya perkembangan teknologi di masa mendatang, terbuka kemungkinan adanya penggunaan media jaringan lain selain internet dalam e-commerce. Jadi pemikiran kita jangan hanya terpaku pada penggunaan media internet belaka. Penggunaan internet dipilih oleh kebanyakan orang sekarang ini karena kemudahan-kemudahan yang dimiliki oleh jaringan internet, yaitu Internet sebagai jaringan publik yang sangat besar huge/widespread network, layaknya yang dimiliki suatu jaringan publik elektronik, yaitu murah, cepat dan kemudahan akses. Menggunakan electronic data sebagai media penyampaian pesan/data sehingga dapat dilakukan pengiriman dan penerimaan informasi secara mudah dan ringkas, baik dalam bentuk data elektronik analog maupun digital. Dari apa yang telah diuraikan di atas, dengan kata lain; di dalam e-commerce, para pihak yang melakukan kegiatan perdagangan/perniagaan hanya berhubungan melalui suatu jaringan publik public network yang dalam perkembangan terakhir menggunakan media internet. E-commerce adalah kegiatan-kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen consumers, manufaktur manufactures, service providers dan pedagang perantara intermediaries dengan menggunakan jaringan-jaringan komputer komputer networks yaitu internet. Julian Ding dalam bukunya E-commerce Law & Practice, mengemukakan bahwa e-commerce sebagai suatu konsep yang tidak dapat didefinisikan. E-commerce memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda. Karakteristik E-Commerce. Berbeda dengan transaksi perdagangan biasa, transaksi e-commerce memiliki beberapa karakteristik yang sangat khusus, yaitu Transaksi tanpa batas Sebelum era internet, batas-batas geografi menjadi penghalang suatu perusahaan atau individu yang ingin go-international. Sehingga, hanya perusahaan atau individu dengan modal besar yang dapat memasarkan produknya ke luar ini dengan internet pengusaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara internasional cukup dengan membuat situs web atau dengan memasang iklan di situs-situs internet tanpa batas waktu 24 jam, dan tentu saja pelanggan dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut dan melakukan transaksi secara on line. Transaksi anonim Para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang mengenai pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan, yang biasanya dengan kartu kredit. Produk digital dan non digital Produk-produk digital seperti software komputer, musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya. Produk barang tak berwujud Banyak perusahaan yang bergerak di bidang e-commercen dengan menawarkan barang tak berwujud separti data, software dan ide-ide yang dijual melalui internet. Implementasi e-commerce pada dunia industri yang penerapannya semakin lama semakin luas tidak hanya mengubah suasana kompetisi menjadi semakin dinamis dan global, namun telah membentuk suatu masyarakat tersendiri yang dinamakan Komunitas Bisnis Elektronik Electronic Business Community. Komunitas ini memanfaatkan cyberspace sebagai tempat bertemu, berkomunikasi, dan berkoordinasi ini secara intens memanfaatkan media dan infrastruktur telekomunikasi dan teknologi informasi dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari. Seperti halnya pada masyarakat tradisional, pertemuan antara berbagai pihak dengan beragam kepentingan secara natural telah membentuk sebuah pasar tersendiri tempat bertemunya permintaan demand dan penawaran supply. Transaksi yang terjadi antara demand dan supply dapat dengan mudah dilakukan walaupun yang bersangkutan berada dalam sisi geografis yang berbeda karena kemajuan dan perkembangan teknologi informasi, yang dalam hal ini adalah teknologi e-commerce. Jenis-jenis E-Commerce Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya1. Business to Business, karakteristiknya• Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.• Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.• Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.• Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku Business to Consumer, karakteristiknya• Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.• Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.• Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.• Sering dilakukan sistim pendekatan client-server. Mekanisme E-Commerce. Transaksi elektronik antara e-merchant pihak yang menawarkan barang atau jasa melalui internet dengan e-customer pihak yang membeli barang atau jasa melalui internet yang terjadi di dunia maya atau di internet pada umumnya berlangsung secara paperless transaction, sedangkan dokumen yang digunakan dalam transaksi tersebut bukanlah paper document, melainkan dokumen elektronik digital document. Kontrak on line dalam e-commerce menurut Santiago Cavanillas dan A. Martines Nadal, seperti yang dikutip oleh Arsyad Sanusi memiliki banyak tipe dan variasi yaitu Kontrak melalui chatting dan video conference; Kontrak melalui e-mail; Kontrak melalui web atau situs. Mantaat Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis Manfaat dalam menggunakan E-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem transaksi adalaha. Dapat meningkatkan market exposure pangsa pasar.Transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan membeli produk yang dijual hanya dengan melalui media computer dan tidak terbatas jarak dan Menurunkan biaya operasional operating cost.Transaksi E-Commerce adalah transaksi yang sebagian besar operasionalnya diprogram di dalam komputer sehingga biaya-biaya seperti showroom, beban gaji yang berlebihan, dan lain-lain tidak perlu terjadic. Melebarkan jangkauan global reach.Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan media perantara Meningkatkan customer disebabkan karena sistem transaksi E-Commerce menyediakan informasi secara lengkap dan informasi tersebut dapat diakses setiap waktu selain itu dalam hal pembelian juga dapat dilakukan setiap waktu bahkan konsumen dapat memilih sendiri produk yang dia Meningkatkan supply E-Commerce menyebabkan pengefisienan biaya operasional pada perusahaan terutama pada jumlah karyawan dan jumlah stok barang yang tersedia sehingga untuk lebih menyempurnakan pengefisienan biaya tersebut maka sistem supply management yang baik harus Memperpendek waktu suatu perusahaan yang terdiri dari berbagai divisi atau sebuah distributor di mana dalam pemesanan bahan baku atau produk yang akan dijual apabila kehabisan barang dapat memesannya setiap waktu karena on-line serta akan lebih cepat dan teratur karena semuanya secara langsung terprogram dalam Onno W. Purbo di atas juga didukung oleh permyataan Laura Mannisto International Telecommunication Union, Asia and the Future of the World Economic System, 18 March 1999, London, yaitua. Ketersediaan informasi yang lebih banyak dan mudah diakses Ketersediaan informasi produksi dan harga dapat diakses oleh pembeli, penjual, produsen dan Globalisasi Produksi, distribusi dan layanan konsumen jarak dan waktu relatif lebih pendek, sehingga perusahaan dapat berhubungan dengan rekan bisnis di lain negara dan melayani konsumen lebih cepat. Produsen dapat memilih tempat untuk memproduksi dan melayani konsumen tidak tergantung dimana konsumen itu berada. Perusahaan yang berada di negara berpendapatan rendah dapat mengakses informasi dan membuat kontak bisnis tanpa harus mengeluarkan biaya Mengurangi biaya transaksi dengan adanya system order, pembayaran dan logistik secara online dan Menggunakan E-Commerce Threats Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi• System PenetrationOrang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke system computer dapat dan diperbolehkan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginannya.• Authorization ViolationPelanggaran atau penyalahgunaan wewenang legal yang dimiliki seseorang yang berhak mengakses sebuah sistim.• PlantingMemasukan sesuatu ke dalam sebuah system yang dianggap legal tetapi belum tentu legal di masa yang akan datang.• Communications MonitoringSeseorang dapat mernantau semua infonnasi rahasia dengan melakukan monitoring komunikasi sederhana di sebuah tempat pada jaringan komunikasi.• Communications TamperingSegala hal yang membahayakan kerahasiaan informasi seseorang tanpa melakukan penetrasi, seperti mengubah infonnasi transaksi di tengah jalan atau membuat sistim server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infonnasi rahasia mereka secara sukarela.• Denial of serviceMenghalangi seseorang dalam mengakses informasi, sumber, dan fasilitas-fasilitas lainnya.• RepudiationPenolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi baik secara sengaja maupun tidak disengaja.
ApaItu Mobile Commerce? January 5, 2021. Bisnis Online, E-Commerce. No comments. Share. Mobile commerce atau disebut dengan M-Commerce merupakan sistem perdagangan elektronik e-Commerce. Sistem perdagangan ini biasa menggunakan berbagai peralatan yang canggih seperti smartphone, notebook, PDA, telepon genggam, dan masih
CONTOH SOAL-SOAL DAN JAWABAN MATA KULIAH E-BISNIS TERLENGKAP Contoh Soal E-Commerce menurut anda tingkat kepercayaan masyarakat indonesia terhadap transaksi elektronik dengan menggunakan media website? Tingkat kepercayaan masyarakat sangat rendah karena sering terjadi penipuan pada transaksi seperti melalui situs/iklan jejaring sosial. namun tingkat kepercayaan pada situs perusahaan besar yang memiliki kredibilitas yang baik cukup tinggi karena mereka percaya bila membeli di situs tersebut barang akan dikirim walaupun terkadang sedikit terlambat. 2. Sebutkan langkah – langkah sukses dalam membangun bisnis e – commerce? Langkah 1 Set Strategy Hal yang pertama kali harus dilakukan adalah menyusun suatu strategi dengan berpegang pada suatu prinsip, yaitu bagaimana memudahkan konsumen dalam melakukan bisnis dengan perusahaan. Langkah 2 Focus on the End-Customer Pada tahapan ini, adalah penting bagi perusahaan untuk mengkaji dan mendefinisikan siapa sebenarnya konsumen lansung end-customer dari produk atau jasa yang ditawarkan. Langkah 3 Redesigning Customer-Focus Business Process Proses perancangan ulang adalah dengan memualinya dari aktivitas terluar, yaitu yang menghubungkan perusahaan dengan konsumennya customer focus business process. Dengan selalu beranggapan bahwa “customer is a king. Langkah 4 Wire Company for Profit Setelah proses bisnis selesai dirancang ulang untuk menyesuaikan dengan karakteristik bertransaksi di dunia maya, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan infrastruktur perusahaan untuk memungkinkan terjadinya mekanisme bisnis yang diinginkan. Langkah 5 Foster Customer Loyalty Langkah yang terakhir adalah berusaha untuk membuat konsumen loyal terhadap perusahaan e-commerce yang ada, hanya karena dengan loyalitas mereka sajalah maka profitabilitas usaha dapat tercapai. 3. Uraikan secara singkat langkah-langkah transaksi elektronik dengan menggunakan credit card ? Menghubungkan ke jaringan terenkripsi yang aman. Masukkan alamat website Anda berniat untuk membeli dari alamat jendela browser Anda. Memilih barang yang Anda ingin membelinya. Klik tombol yang sesuai untuk membeli item yang telah Anda pilih. Masukan informasi pengiriman Anda. Anda tidak mungkin melihat harga akhir Anda sampai Anda melakukan ini, karena website perlu zip atau kode pos untuk menghitung biaya pengiriman. Masukkan informasi penagihan Anda. Masukan informasi kartu kredit Anda Ini termasuk Nama Anda ,Nomor kartu kredit,Kartu kredit tanggal kedaluwarsa,3 - atau 4 - digit kode keamanan di bagian belakang kartu kredit. Klik tombol yang sesuai untuk menyelesaikan pembelian kartu kredit. Cetak layar konfirmasi atau bukti pembelian yang Anda terima setelah menyelesaikan transaksi, dan menyimpan bukti pembelian sampai barang tiba. 4. Sebutkan dan jelaskan instansi yang terlibat dalam transaksi elektronik ? DepKomInfo Departemen Komunikasi dan Informasi layak ditunjuk sebagai instansi pemerintah yang bertugas membuat regulasi tentang pemanfaatan dunia maya khususnya informasi dan transaksi elektronik. Agen Elektronik adalah perangkat dari suatu Sistem Elektronik yang dibuat untuk melakukan suatu tindakan terhadap suatu Informasi Elektronik tertentu secara otomatis yang diselenggarakan oleh Orang. Penyelenggara Sistem Elektronik adalah setiap Orang, penyelenggara negara, Badan Usaha, dan masyarakat yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan Sistem Elektronik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama kepada Pengguna Sistem Elektronik untuk keperluan dirinya dan/atau keperluan pihak lain. Instansi Pengawas dan Pengatur Sektor adalah instansi yang bertugas mengawasi pelaksanaan tugas sektor dan mengeluarkan pengaturan terhadap sektor tersebut misalnya sektor perbankan dan sektor perhubungan. Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange EDI, surat elektronik electronic mail, telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, kode akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya. Pemerintah Bank 5. Sebutkan macam –macam moadel bisnis e – commerce dan berikan contoh masing – masing model tersebut? Business – to – Business B2B merupakan model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada perusahaan-perusahaan lain. Model Business-to-Business ini menawarkan penjualan atau pembelian dalam bentuk maya tetapi oleh satu perusahaan pada perusahaan lain saja. Model B2B ini tidak terbuka untuk banyak perusahaan agar dapat ikut. Business – to – Consumer B2C merupakan model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada pasar atau public. Contoh dari Business-to-Consumer yaitu Dimana perusahaan ini menjual buku yang mempunyai koleksi tidak kurang dari 4,5 juta judul buku. Consumer-to-Consumer C2C adalah merupakan model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada perorangan juga. Contoh dari Consumer-to-Consumer yaitu Dimana merupakan suatu perusahaan yang menyelenggarakan lelang melalui internet. Melalui perusahaan ini, perorangan dapat menjual atau membeli dari perorangan lain melalui internet. Consumer-to-Business C2B merupakan model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada perusahaan. Contoh dari Consumer-to-Business yaitu Dimana dalam model ini konsumen menawarkan harga tertentu. Dimana ia menginginkan membeli berbagai barang dan jasa, termasuk tiket pesawat terbang dan hotel. 6. Apa yang membedakan transaksi e – commerce dengan transaksi lainnya ? E-commerce merupakan pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik. E-commerce melibatkan lebih dari satu perusahaan, dan dapat diaplikasikan hampir di setiap jenis hubungan bisnis. Cakupan E-commerce sendiri lebih sempit E-commerce juga memerlukan databases,e-mail. 7. Sebutkan dan jelaskan minimal 5 langkah bisnis dalam e – commerce ? meningkatkan pengetahuan tentang apa yang pelanggan cari, dan membuat mereka terlibat dengan bisnis. meningkatkan basis pelanggan. Dengan menciptakan kehadiran online, kampanye pemasaran dapat menjangkau populasi orang-orang yang tidak pernah bisa dicapai melalui iklan lokal. Anda sekarang memiliki kesempatan untuk mengembangkan basis pelanggan hanya dengan menciptakan dan memelihara kehadiran online. Visibilitas Membiarkan pelanggan dan pengikut tahu apa yang sedang bisnis lakukan. Ketika bisnis melakukan hal-hal besar, pelanggan atau pengikut Anda mungkin akan berbagi tentang hal tersebut dengan teman dan keluarga mereka yang mungkin juga akan tertarik dengan apa yang bisnis tawarkan. Konten Media sosial memungkinkan Anda mengiklankan tawaran spesial kepada pelanggan, dan meningkatkan jangkauan promosi khusus. Anda juga dapat menggunakan konten online untuk membiarkan publik tahu lebih banyak tentang bisnis. Menciptakan hubungan dengan calon pelanggan Ini dapat meningkatkan basis pelanggan dan loyalitas merek. Dengan menambahkan konten baru secara konsisten di media sosial akan menarik lebih banyak pengunjung ke situs. Target Anda memasang iklan di Facebook, Anda dapat memilih kriteria yang sangat spesifik – contohnya laki-laki yang suka skydiving dan tinggal di Ohio – dan Facebook akan menampilkan iklan hanya pada kelompok yang ditargetkan. 8. Apa yang anda pahami tentang perdagangan informasi dalam e – commerce ? Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis e-business yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti transfer dana secara elektronik, SCM supply chain management, e-pemasaran e-marketing, atau pemasaran online online marketing, pemrosesan transaksi online online transaction processing, pertukaran data elektronik electronic data interchange /EDI, dll. E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data databases, e-surat atau surat elektronik e-mail, dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini 9. Jelaskan menurut anda kesalahan utama dalam memulai bisnis e – commerce ? “Field of Dreams” Syndrome Yang dimaksud dengan Sindrom “Field of Dreams” adalah keyakinan para pendiri dan pengelola situs bahwa jika sebuah model bisnis e-commerce tertentu diperkenalkan, maka pelanggan akan datang dengan sendirinya otomatis karena daya tarik produk atau servis yang ada. Inadequate Architecture Tidak jarang suatu bisnis model e-commerce yang berpeluang besar untuk sukses harus kandas karena tidak adanya fasilitas atau spesifikasi arsitektur teknologi informasi yang memadai. Putting Lipstick on a Bulldog Seringkali perusahaan mengalokasikan sebagian besar sumber daya-nya untuk membangun sistem front office SFO karena berhubungan langsung dengan pelanggan, agar perusahaan bagus dan menarik di mata konsumen. Karena terlalu memfokuskan diri pada SFO, terkadang perusahaan lupa untuk membangun sistem administratifnya atau sistem back office SBO. Islands of Webification Konsep pengembangan situs yang berbasis obyek, selain memudahkan perancang dan pengembang sistem aplikasi untuk menambah dan mengurangi modul, menimbulkan pula permasalahan tersendiri di kemudian hari. Kebanyakan perancang situs biasanya lebih memilih pendekatan “tambal sulam” dibandingkan dengan melakukan perencanaan yang matang mengenai konsep situs untuk jangka pendek, menengah, dan panjang. “Me too” Strategies Ikut-ikutan untuk terjun ke e-commerce tanpa mengetahui dasar-dasar pemikiran dan filosofi yang melatarbelakanginya. Atau membanjirnya perusahaan-perusahaan lokal untuk membuat situs portal, tanpa mengetahui seluk beluk atau aspek bisnis yang ditawarkan. One-Time-Effort-Mentality yaitu kepuasan yang timbul setelah situsnya berhasil diluncurkan ke internet launching. Mereka cenderung menganggap remeh atau enteng proses setelah itu, karena bagi mereka tidak lebih dari urusan operasional atau administratif biasa. Thinking too Small Berfikir sederhana atau terlalu sempit dalam melakukan bisnis e-commerce akan mempermudah perusahaan lain untuk memenangkan persaingan. 10. Apa yang anda ketahui mengenai e – mall, e – banking dalam e- commerce ? Elektronic Mall E-Mall adalah Pusat Pertokoan Elektronik yang menyediakan fasilitas mirip dengan mall di dunia nyata, pada mall eletronik ini ditampilkan produk-produk dari berbagai toko, dan jika pengunjung mall tersebut tertarik untuk membeli, pada mall elektronik ini juga disediakan berbagai fasilitas sampai termasuk transaksi. Pembayaran biasanya dilakukan dengan kartu kredit dan pengirimin barang melalui pos atau jasa kurir. Dengan kata lain, E-mall adalah web site yang menampilkan katalog elektronik maupun barang-barang lainnya dari beberapa pemasok, dan biaya komisi dari mereka untuk pendapatan penjualan dihasilkan di situs tersebut. E-banking yang juga dikenal dengan istilah internet banking ini adalah melakukan transaksi, pembayaran, dan transaksi lainnya melalui internet dengan website milik bank yang dilengkapi sistem keamanan. SOAL DAN JAWABAN MATA KULIAH E - BISNIS 1. Definisi E-Business dan E-marketing? Jawab marketing adalah bagian dari e-bisnis yang berfokus pada sisi menjual e-commerce dan memberikan nilai kepada konsumen. menambahkan nilai yang juga perlu mempertimbangkan rantai pasokan hulu karena ini mempengaruhi waktu siklus dan kualitas produk. 2. Apa perbedaan Internet dan World wide web? Jawab menggunakan tv analog internet adalah jaringan untuk transmisi data secara global, web adalah metode penyampaian konten saluran internet mengacu pada fisik jaringan yang menghubungkan komputer di seluruh dunia. itu terdiri dari infrastruktur server jaringan dan hubungan komunikasi antara mereka yang digunakan untuk menyimpan dan mengangkut informasi antara klien dan web pcs 3. Perbedaan antara internet, extranet,internet dan corporate portal? Jawab internet publik, intranet terbatas pada organisasi, extranet telah membatasi acces luar perusahaan intranet jaringan pribadi dalam satu perusahaan menggunakan standar internet untuk memungkinkan karyawan untuk berbagi informasi dengan menggunakan email dan web publishing extranet dibentuk dengan memperluas intranet luar perusahaan kepada pelanggan, pemasok dan kolaborasi 4. Menjelaskan perbedaan anatara buy side, sell side and marketplace? Jawab Buy Slide pembeli mengundang tawaran melalui tender ditempatkan di situs sendiri . Sell side pembeli pergi ke pemasok situs web untuk pembelian . Marketplace pembeli pergi ke pasar netral untuk pembelian. 5. Apa kontribusi internet dan apa relevansinya dengan strategi atau pemasaran? Jawab dapat mempertimbangkan bentuk langsung dan tidak langsung kontribusi pendapatan langsung secara online penilaian terhadap kontribusi langsung dari internet atau media digital lainnya untuk penjualan, biasanya dinyatakan sebagai persentase dari pendapatan penjualan keseluruhan kontribusi promosi tidak langsung secara online- penilaian proporsi pelanggan baru atau dipertahankan yang menggunakan sumber-sumber informasi online dan dipengaruhi sebagai hasilnya ini adalah usefulfor pengaturan tujuan, menyoroti pentingnya saluran baru 6. Apa resiokonya jika analisis dan desain tidak diselesaikan secara memadai? Untuk layanan e-commerce 1 antarmuka pengguna yang miskin 2. Salah jenis layanan pelanggan konten dan data 3. Kinerja lambat 4. Proses bisnis yang tidak efisien 5. Keamanan yang buruk 7. jelaskan hubungan antrara E-marketing dan E-business dan mengapa mereka dianggap secara terpisah? Jawab E-bisnis umumnya dipahami untuk mencakup semua tiga elemen. e-commerce umumnya digunakan untuk mengacu ke pertama satu atau dua pertama dari unsur-unsur, tapi kurang umum ketiga. e-bisnis lebih luas dalam lingkup dari e-commerce
PersainganBisnis – Persaingan dalam dunia bisnis tidak bisa kita hindari, maka dari itu jika ingin terjun dalam dunia bisnis persiapkan diri untuk menghadapi para pesaing Anda. Strategi memenangkan persaingan bisnis sebetulnya sangat simpel, dengan mengaplikasikan moto yang sering kita dengar yaitu pelanggan adalah raja berarti Anda sudah berada satu
Belanja online di e-commerce ataupun woocommerce banyak digunakan saat ini, karena itu metode pembayaran yang tersedia juga beragam. Berikut ini adalah tujuh jenis metode pembayaran yang bisa Anda lakukan disana, dan merupakan teknis pembayaran yang aman dan sesuai aturan. Agar mudah mengelola keuangan Anda setelah melakukan pembayaran, Anda bisa menggunakan bukubank. Ketahui 7 Jenis Metode Pembayaran E-Commerce Yang Wajib Diketahui 1. Memakai Pembayaran Kartu Kredit Jika Anda melakukan pembelian di toko online, besar kemungkinan Anda akan menggunakan kartu kredit untuk teknis atau metode pembayarannya. Merupakan cara yang paling umum, pembayaran bisa dilakukan dengan cara yang otomatis. Pemegang kartu kredit akan mendapatkan berbagai kemudahan, salah satunya adalah dengan memasukkan data dari kartu kredit tersebut. Maka secara otomatis, mutasi rekening pada saldo memungkinkan untuk dilakukan. 2. Menggunakan Transfer Bank Berikutnya adalah menggunakan transfer bank, cara yang juga masih banyak digunakan sampai sekarang. Dengan hadirnya aplikasi cek mutasi secara otomatis, Anda tidak perlu khawatir melihat berapa pengeluaran yang Anda lakukan tiap bulan, sebab akan langsung terdaftar di laporan rekening Anda. Prosedur untuk melakukan transfer via bank memang membutuhkan waktu yang panjang. Anda bisa datang langsung ke atm atau ke teller bank untuk menyerahkan uang dan mengirimkan dana tersebut ke rekening tujuan. 3. Debit Visa Untuk model pembayaran debit visa, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sistem kredit yang sebelumnya telah dijelaskan. Ketika Anda menggunakan debit visa, maka biaya untuk membayar belanjaan akan langsung dipotongkan dari tabungan, bukan termasuk hutang. Tersedia aplikasi untuk cek mutasi otomatis jika Anda menggunakan metode ini. Aplikasi tersebut adalah bukubank yang merupakan aplikasi menarik untuk pengelolaan uang yang Anda miliki. Jadi, ketika menggunakan aplikasi tersebut Anda tidak perlu khawatir mengenai laporan keuangan, karena akan tercatat secara otomatis. 4. Rekening Bersama Merupakan jenis rekening yang bisa Anda gunakan untuk membeli barang di toko daring, rekening tersebut merupakan rekening umum. Lebih sering disingkat sebagai rekber, ia bisa melindungi penjual atau pembeli karena dana akan disimpan dalam rekening tersebut, sehingga laporan mutasi bisa dilihat. 5. Pembayaran COD Makin maraknya belanja menggunakan sistem daring membuat sistem pembayaran COD sering dilakukan. Sistem COD menggunakan uang cash, sehingga pembeli harus menyiapkan sejumlah dana untuk diberikan kepada kurir yang datang ke rumah. Anda tidak bisa mengecek bukti pembayaran COD lewat transaksi bank, karena ia dibayarkan langsung. 6. E-Wallet Perkembangan teknologi membuat Anda bisa lebih mudah untuk mengelola keuangan, salah satunya dengan e-wallet. Anda bisa melakukan pembelian atau transaksi lain menggunakan e-wallet, sehingga belanja jadi lebih praktis. Di Indonesia, e-wallet yang cukup populer adalah dana, serta media sejenis denganya. 7. Tunai di Gerai Ritel Terakhir adalah menggunakan uang tunai di gerai yang telah disepakati antara penjual dengan pembeli, misalnya di kantor pos atau gerai ritel. Ini merupakan cara pembayaran yang tidak melibatkan keuangan digital, namun menggunakan uang konvensional sebagaimana invoice biasanya. Itulah tujuh cara untuk melakukan pembayaran di platform e-commerce, semoga informasi tersebut dapat membantu Anda. menggunakan bukubank untuk mencatat berbagai aktivitas Anda terkait dengan pembayaran daring bisa Anda terapkan. Sehingga saldo yang Anda di rekening bank atau dompet digital Anda bisa tercatat dan terpantau dengan baik.
Apayang Anda telah lakukan untuk menjadi lebih baik dibanding yang lain dalam industri Anda? Untuk e-commerce biasanya adalah pilihan produk yang lebih besar, atau lebih cepat dan lebih murah dalam hal pengiriman dibanding e-commerce lainnya. Mereka seharusnya tidak akan melakukan penjualan buku B2B secara online. Karena seperti yang
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. E-Banking merupakan layanan perbankan yang menggabungkan antara sistem informasi dan teknologi untuk memberikan kemudahan maupun kenyamanan dalam bertransaksi. Salah satu kemudahan yang ditawarkan E-Banking adalah memberikan layanan tanpa batas waktu dan ruang. Dengan kemudahan akses layanan yang ditawarkan, E-Banking telah banyak menarik minat masyarakat dalam bertransaksi online sehingga terjadi perubahan kegiatan transaksi keuangan dan pembayaran yang semula konvensional beralih menggunakan layanan era digitalisasi saat ini, E-Banking erat kaitannya dalam kegiatan E-commerce. Data survey Global Web Index Q2 & Q3 pada tahun 2018 menunjukkan bahwa sebesar 86% masyarakat Indonesia membeli produk atau jasa secara online. Hal tersebut menunjukkan pesatnya perkembangan E-Commerce saat ini. Hal ini berdampak pada peningkatan kebutuhan individu maupun perusahaan terhadap layanan E-Banking dalam transaksi pembayaran. Jumlah pengguna dan transaksi keuangan dan pembayaran digital pun turut menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Layanan E-Banking yang Paling Populer Di era digitalisasi saat ini, tuntutan akses kemudahan dan kecepatan telah memasuki di banyak aspek kehidupan tak terkecuali dalam kegiatan transaksi keuangan maupun pembayaran terlebih seiring pesatnya perkembangan kegiatan E-Commerce saat ini. Ada beberapa layanan E-Banking yang popular dan banyak diminati dikalangan masyarakat. Pertama, Anjungan Tunai Mandiri ATM yang diperuntukkan semua nasabah bank dengan didukung fasilitas kartu dan mesin ATM. ATM ini masih cukup diminati untuk transaksi keuangan maupun pembayaran seperti penarikan tunai dan transfer dana. Meskipun demikian, seiring dengan perkembangan teknologi android di telepon seluler sedikit mengurangi transaksi pembayaran via internet banking yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi via internet dengan menggunakan komputer. Internet banking banyak diminati terutama oleh pebisnis dimana semakin memudahkan kegiatan transaksi bisnis mereka. Banyak pula masyarakat yang memanfaatkannya tidak hanya untuk transaksi keuangan tetapi juga transasksi pembayaran pembelian maupun mobile banking yang memungkinkan nasabah untuk bertransaksi via telepon seluler dengan fitur android. Perkembangan mobile banking terbilang paling cepat karena berbasis aplikasi yang dapat dengan mudah di unduh. Kepraktisan menjadi salah satu alasan yang membuat mobile banking kian digandrungi. Selain itu, mobile banking mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern yang sangat mengedepankan kemudahan akses dan kecepatan E-Banking Jaminan Kemudahan Kehadiran E-Banking di era digitalisasi ini telah memenuhi kebutuhan masyarakat modern akan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi. Terlebih dengan pesatnya perkembangan E-Commerce saat ini yang sangat digandrungi millennial turut memacu perkembangan E-Banking yang menawarkan beragam kemudahan akses layanan. Pada umumnya fitur layanan yang ditawarkan E-Banking meliputi informasi rekening, transaksi bisnis, transfer dana, serta pembayaran atas pembelian maupun tagihan yang akan memudahkan masyarakat dalam memenuhi beragam kebutuhan transaksi keuangan maupun pembayaran diuntungkan dengan hadirnya E-Banking yang memberikan kemudahan dalam bertransaksi. Tak hanya kemudahan akses layanan, masyarakat juga memperoleh kepraktisan dan kenyamanan dimana mereka tak lagi harus ke bank maupun ke ATM untuk bertransaksi tetapi dapat dilakukan melalui komputer maupun gadget android sehingga jelas bebas antrian dan dapat dilakukan dari mana saja sepanjang memiliki sarana pendukung untuk melakukan layanan E-Banking tersebut. Hal ini meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga karena E-Banking tidak terbatas waktu dan tidak terkendala ruang serta real time. Semua kegitan dapat dilakukan dalam satu waktu, menjadi efisien dan melakukan transaksi pembelian pada E-Commerce seperti pakaian, aksesoris, tiket pesawat dan kereta api, hotel, barang-barang elektronik, buku, bahkan games, biasanya transaksi pembayaran yang kebanyakan ditawarkan oleh merchant salah satunya adalah E-Banking dan hal ini diminati pula oleh kebanyakan pelanggan karena mudah dan praktis. Jika biasanya kita melakukan pemesanan dan pembayaran tiket pesawat di bandara atau agen travel terdekat dan tiket kereta api di stasiun, maka pembayaran dengan E-Banking kini akan menjadi jauh lebih mudah. 1 2 3 Lihat Money Selengkapnya
Adajuga batasan dari Venmo mengenai berapa banyak uang yang bisa Anda transfer ke rekening bank. Batasan setiap pekannya adalah $ 999,99 untuk pengguna yang belum diverifikasi dan $ 19.999,99 untuk pengguna terverifikasi. Namun nominal tertinggi yang bisa Anda transfer sekaligus adalah $ 2.999,99. Apakah Venmo Aman?
e-Commerce adalah salah satu bentuk kemajuan teknologi yang bisa kita rasakan sekarang. Grameds pasti sudah tidak asing lagi dengan keberadaan e commerce, terutama orang- orang yang suka berbelanja online di internet. Apakah Grameds jadi salah satu golongan orang yang suka belanja online? Tepat sekali, kebanyak orang mungkin memang suka berbelanja, baik wanita maupun pria, bahkan tidak terpaut usia bisa memiliki sifat konsumtif. Namun apakah Grameds sudah memahami betul apa itu e commerce? Nah, perlu Grameds ketahui bahwa berkat Internet, perkembangan teknologi telah membuka peluang bisnis baru. Kemunculan e- commerce adalah salah satunya. Tapi tahukah Grameds apa itu e commerce, apakah bisnis ini membantu Grameds untuk memenuhi kepuasan pada perilaku yang sifatnya konsumtif? Bagaimana perkembangan Indonesia? Nah, e-commerce adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan transaksi online yang berlangsung melalui internet atau jaringan elektronik lainnya. Namun, secara umum, Grameds mengenal e-commerce adalah sebuah aktivitas belanja online yang melibatkan jual beli produk fisik atau digital melalui Internet. Bahkan, e-commerce juga mencakup kegiatan seperti jual beli, perbankan, dan penyediaan jasa. Nah, dalam artikel ini akan membahas semua hal tersebut, mulai dari e-commerce hingga perkembangan e-commerce itu di Indonesia Pengertian E-CommerceJenis- Jenis E CommerceContoh E Commerce1. E-commerce Business to business B2B 2. Business to consumer B2C3. Customer to customer C2C 4. Customer to business C2B 5. Business To public administration B2AManfaat e-CommerceManfaat Website Sebagai Platform E CommercePerkembangan e-Commerce Di IndonesiaRekomendasi Buku & Artikel TerkaitKategori Ilmu EkonomiMateri Terkait Apa itu e-commerce? e-commerce adalah semua kegiatan perdagangan yang dilakukan melalui media elektronik. Untuk televisi dan telepon tersedia, tetapi lebih banyak e-commerce terjadi melalui Internet. Perkembangan teknologi, khususnya Internet, mempengaruhi banyak bidang kehidupan, termasuk ritel. Perdagangan telah berubah dalam hal proses jual beli dan pemasaran produk. Proses perdagangan ini umumnya dikenal sebagai electronic commerce atau singkatnya e-commerce. Pengertian e-commerce menurut Laudon & Laudon adalah proses penjualan dan pembelian barang secara elektronik oleh konsumen, yang merupakan transaksi business-to-business dengan perantara computer, yakni menggunakan jaringan komputer. David Baum 1999 kemudian juga mendefinisikan e-commerce sebagai seperangkat teknologi dinamis dengan bentuk aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan bisnis, konsumen, dan masyarakat melalui e-commerce dalam pertukaran barang, jasa, dan informasi secara elektronik. Pemahaman tentang e-commerce ini dapat menyebabkan kesalahpahaman tentang bagaimana sistem e-commerce dan pasar. Istilah e-commerce digunakan untuk menggambarkan semua transaksi yang menggunakan media elektronik. Sedangkan marketplace sendiri merupakan salah satu model e-commerce dan berperan sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Penjual yang berdagang di pasar hanya perlu membeli. Semua aktivitas lain, seperti manajemen situs web, telah diambil alih oleh sebuah platform situs seperti Shopee dan Lazada sebagai dua contoh marketplace. E-commerce ini menawarkan banyak perubahan terkait proses perdagangan. Jika proses jual beli tradisional membutuhkan pertemuan tatap muka antara pembeli dan penjual, e-commerce tidak lagi membutuhkannya. Pembeli dapat berdagang di berbagai kota tanpa pertemuan dan berkomunikasi melalui internet. E-Commerce menguntungkan pembeli dan juga penjual. Pembeli lebih hemat biaya dan waktu karena tidak perlu jauh-jauh mencari barang yang dibutuhkan. Selain kelebihan tersebut, ada juga kekurangannya saat memproses transaksi jual beli melalui Internet. Kerugiannya adalah pembeli tidak dapat melihat barang secara langsung dan memegang bahan dari mana barang tersebut dibuat. Misalnya, jika seorang pembeli ingin membeli pakaian, citra dan persepsi pembeli tentang pembelian tersebut dapat berbeda dengan produk yang dijual karena tidak dapat memegang dan menyentuh bahan yang digunakannya. Hal ini menyebabkan kekecewaan di antara pembeli. Dalam hal produk elektronik, pembeli mungkin mengalami kesulitan mengelola garansi, dan metode mengelola garansi tidak jelas. Saat melakukan transaksi online, kepercayaan adalah aset terpenting bagi penjual dan pembeli. Karena mereka tidak pernah bertemu secara langsung. Jika penjual melakukan kesalahan atau kebohongan, pembeli tidak akan percaya. Jenis- Jenis E Commerce Grameds mungkin berpikir bahwa transaksi online hanya antara penjual dan pembeli. Namun, e-commerce dapat dibagi menjadi enam kelompok seperti berikut ini Business-to-business B2B adalah Jenis e-commerce di mana satu perusahaan menjual produk atau layanan ke perusahaan lain. Dalam model e-commerce ini, pembeli biasanya memesan barang dalam jumlah banyak. Contohnya adalah perusahaan yang membeli perlengkapan kantor dari produsen. Business-to-Consumer B2C Dalam jenis e-commerce ini, perusahaan menjual produk atau layanan kepada konsumen. Secara umum, pelanggan e-commerce B2C hanya terlibat dalam industri ritel. Aktivitas ini termasuk dalam kategori ini jika Grameds sebelumnya telah membeli sesuatu dari toko online. Antar Konsumen C2C Apakah Grameds pernah menjual barang bekas kepada orang lain yang membutuhkan melalui Internet? Kegiatan tersebut termasuk dalam jenis e-commerce ini. Dengan kata lain, C2C adalah transaksi online antara dua orang. Consumer to Business C2B adah tidak seperti B2C. E-commerce C2B adalah sistem di mana seseorang menjual produk atau layanan ke perusahaan. Misalnya, desainer grafis menawarkan dan menjual logo ke perusahaan makanan. Business-to-Government B2A adalah model e-commerce ini mirip dengan B2B, tetapi pelakunya adalah perusahaan dan instansi pemerintah. Contoh B2A adalah layanan pembuatan website untuk sistem manajemen online. Consumer to Government C2A adalah jenis e-commerce yang bekerja seperti C2B. Namun, transaksi dilakukan oleh individu dan lembaga pemerintah. E-commerce dengan model C2A jarang ditemukan di Indonesia. Jenis transaksi yang terjadi biasanya berupa jasa. Contoh E Commerce Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa ada enam kategori e-commerce. Di bawah ini adalah contoh dari masing-masing jenis e-commerce. Namun untuk contoh pelanggan e-commerce pemerintah dihilangkan dari daftar ini karena jarang ada situs web atau pasar yang menghubungkan pekerja lepas dengan lembaga pemerintah secara lebih serius dan fokus pada profit layaknya seperti berbisnis. 1. E-commerce Business to business B2B Electronic City adalah e commerce yang menjual perlengkapan kantor dan rumah tangga elektronik Ralali selain menjual peralatan kantor dan rumah tangga, e commerce ini juga menjual peralatan industri, restoran, dan pertanian Mbiz adalah e commerce yang hampir serupa dengan Ralali, tetapi juga menawarkan layanan seperti housekeeping dan perbaikan dinding 2. Business to consumer B2C adalah e-commerce toko buku online terbesar di Indonesia yang menjual beragam buku best seller dari sejumlah penerbit ternama, alat tulis, peralatan sekolah dan kantor hingga mainan anak. Tak hanya itu, juga menyediakan alat olahraga & hobi, alat musik, fashion dan aksesoris Lazada adalah e commerce yang menyediakan fashion, aksesoris, kosmetik dan elektronik pribadi Blibli hampir serupa dengan e commerce Lazada, tetapi juga menjual furniture, perlengkapan anak-anak, dan perlengkapan olahraga 3. Customer to customer C2C OLX adalah e-commerce yang menjual berbagai produk, dari penggunaan pribadi hingga kendaraan dan peralatan rumah tangga Tokopedia hampir serupa dengan Shopee, tapi pembeli juga bisa menemukan barang bekas di sini Kaskus adalah forum terbuka dan tak jarang para pengguna menjual barang bekas di sini Shopee adalah salah satu platform terbesar se Asia yang sudah membuka kantor di berbagai negara. 4. Customer to business C2B Freelancer adalah situs web yang memberikan keahlian kepada perusahaan yang membutuhkan freelancer Upwork sama seperti Freelancer iStock adalah website untuk bisnis yang membutuhkan foto, video, dan ilustrasi digital untuk penggunaan komersial 5. Business To public administration B2A Qlue adalh situs yang menyediakan perangkat lunak untuk mendukung bisnis dan lembaga pemerintah, seperti sistem manajemen kendaraan dan aplikasi analitik Accela mendukung Pemerintah Pemerintah dengan Konsep Perangkat Lunak sebagai Layanan Manfaat e-Commerce Perkembangan industri e-commerce di Indonesia sangat pesat. Dengan banyaknya pebisnis online, Grameds mungkin bertanya-tanya apa manfaat dari e-commerce? Berikut beberapa keuntungan yang bisa Grameds dapatkan dari e-commerce Jangkauan Yang Luas– Sebagai pemilik toko tradisional, Grameds hanya bisa menghubungi pembeli dari wilayah yang sama. Apakah Grameds memiliki situs web e-commerce atau tidak, maka dampaknya akan berbeda. Keuntungan pertama dari e-commerce adalah pembeli di seluruh negeri dapat berdagang di toko Anda. Unlimited Hours Atau Tidak Dibatasi Oleh Waktu– Bisnis di dunia nyata dapat dilakukan 24 jam sehari, tetapi biaya untuk mendukungnya sangat besar. Pembeli dapat mengakses toko dan berbelanja online, bahkan ketika mereka sedang tidur nyenyak. Manfaat e-commerce tentunya sangat bermanfaat disini bagi kita semua. Biaya Rendah– Biaya pengoperasian instalasi online jauh lebih rendah daripada toko fisik. Paling tidak, Grameds tidak perlu memikirkan gaji karyawan, sewa gedung, atau tagihan listrik. Tidak Perlu Stok Barang Sendiri– Grameds bisa menjadi seorang dropshipper. Metode pemasaran ini memungkinkan Grameds untuk menjual saat kehabisan stok. Ketika pesanan tiba, cukup transfer ke produsen barang yang diinginkan. Memproses transaksi dan pengiriman dengan mudah– Dengan tool online, Grameds tidak perlu khawatir untuk memproses dan mengirimkan barang. Saat ini terdapat berbagai layanan pembayaran elektronik yang diproses di Internet. Pengiriman juga dapat dilacak secara online. Dapat mempelajari kebiasaan pelanggan– Menjalankan bisnis online tanpa memahami perilaku pelanggan artinya Grameds menyia-nyiakan investasi dalam bisnis. Saat ini sudah banyak alat analisis yang dapat digunakan untuk memeriksa data toko online, seperti Google Analitik. Bekerja dari Mana Saja– Seperti yang disebutkan sebelumnya, salah satu manfaat e-commerce adalah selalu dapat diakses. Oleh karena itu, Grameds dapat menjalankannya dari mana saja dengan perangkat dan koneksi internet yang tepat. Manfaat Website Sebagai Platform E Commerce Setelah Grameds sudah memahami bahwa e-commerce adalah hal yang menguntungkan dan dapat dengan mudah memulai bisnis, maka saatnya untuk melakukannya. Setidaknya ada tiga alat yang tersedia untuk penjualan online. Yakni, online marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak, website berpemilik, dan media sosial. Marketplace dan media sosial tentu saja merupakan cara yang mudah. Untuk memulai, cukup buat akun dan siapkan stan bisnis tersebut. Bahkan, tidak ada biaya operasional yang harus dikeluarkan terlebih dahulu. Ini bukan kesalahan, tetapi tetap penting untuk memiliki situs web yang mewakili toko atau bisnis Grameds. Berikut ini manfaat website yang lebih signifikan untuk e commerce yang sedang Grameds jalani 1. Membangun Kredibilitas Media sosial, atau marketplace tentu menjadi etalase online yang mudah digunakan. Namun, tidak banyak cara untuk memperkenalkan diri di kedua platform. Dalam kebanyakan kasus, Grameds hanya dapat menjelaskan secara singkat produk atau layanan yang ditawarkan. Situasinya berbeda jika perusahaan Grameds memiliki situs web sendiri. Situs web memberi Grameds kebebasan untuk memutuskan desain dan fungsionalitas toko online tersebut. Misalnya, Grameds dapat membuat iklan booth pameran dagang yang lebih sederhana dan mudah dipahami pembeli. Selain itu, menurut survei Verisign, 84% konsumen percaya bahwa pengecer online yang menggunakan situs web lebih dapat diandalkan daripada pengecer yang hanya menjual di media sosial. Oleh karena itu, Grameds membutuhkan website untuk memasarkan brand Anda. Selain itu, 77% pembeli potensial membaca ulasan produk secara online, dan situs web tersebut adalah tempat yang tepat untuk menghubungi mereka. 2. Berfungsi Sebagai Katalog Saat menjual barang di media sosial atau marketplace, tidak ada pilihan untuk mendeskripsikan barang tersebut. Di sisi lain, tampilan website bisa diatur sesuai kebutuhan. Misalnya, Grameds dapat menampilkan produk yang berbeda dengan font untuk membantu calon pembeli mengetahuinya. 3. Meningkatkan Pelayanan Kepada Pembeli Marketplace dan media sosial memiliki kemampuan chat atau messaging yang dapat Grameds akses kapan saja. Namun, mengelola pesan masuk bisa jadi membosankan jika banyak orang sudah menunggu untuk berkomunikasi dengan toko. Tentu saja, jangan sampai lupa menjawab pertanyaan dari calon pembeli. Untuk mengatasi masalah ini, Grameds memerlukan situs web dengan kemampuan obrolan atau tiket yang lebih berkualitas dan terorganisir. 4. Lebih Mudah Menemukan Brand Di Mesin Pencarian Menurut survei oleh GE Capital Retail Bank, 81% orang menggunakan mesin pencari untuk mensurvei produk mereka sebelum melakukan pembelian. Selain itu, 60% pembeli mengunjungi situs e-commerce yang mereka temukan di mesin pencari sebelum membuat keputusan pembelian akhir. Tentu saja, dilihat dari fakta-fakta ini, menjual di pasar atau di media sosial tidak menjamin eksposur merek yang cukup. Pertimbangkan untuk berdagang secara independen dari situs web e-commerce daripada menggunakan platform perantara. 5. Banyak Kompetitor Yang Menggunakan Website Persaingan bisnis di Internet sangat ketat, apalagi jika produk dan jasa yang Grameds jual ditawarkan oleh banyak vendor lain. Saat Grameds masih berdagang di marketplace, banyak pesaing telah mencap merek mereka di situs toko online, dan calon pembeli juga menggunakan mesin pencari untuk menemukan merek yang dapat mereka percaya. Harap diingat bahwa ada baiknya Grameds menggunakan situs web untuk memasarkan bisnis sebelum persaingan menjadi sengit. 6. Membuat Website Itu Mudah Dan Murah Sebenarnya tidak mudah bagi banyak orang untuk memulai sebuah situs web. Nyatanya, prosesnya tidak serumit yang Grameds bayangkan. Sebelum membuat situs toko online pertama, Grameds hanya perlu membeli layanan hosting dan domain. Keduanya tidak membutuhkan banyak sumber dana. Perkembangan e-Commerce Di Indonesia Industri e-commerce berkembang pesat di Indonesia akhir-akhir ini. Faktanya, negara kita adalah salah satu dari 10 negara teratas dengan e-commerce dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Pada tahun 2018 saja, e-commerce Indonesia tumbuh 78%. Dari jumlah tersebut, 17,7% disebabkan oleh pembelian tiket dan reservasi hotel. Selain itu, pembelian pakaian dan sepatu sebesar 11,9%, serta kosmetik dan produk kesehatan sebesar 10%. Dilihat dari statistik ini, situs e-commerce seharusnya sangat berguna baik bagi mereka yang sudah menjalankan bisnis maupun yang baru memulai. Selain itu, e-commerce memiliki banyak keuntungan. Nah, itulah penjelasan tentang e-commerce, mulai dari pengertian, jenis, contoh, manfaat, sampai sekilas perkembangannya di Indonesia. Era teknologi seperti saat ini e-commerce adalah salah satu bentuk dari perkembangan itu dan Grameds mungkin sudah tidak asing dengan berbelanja secara online. Jika Grameds ingin mencoba membuat e-commerce atau memahami lebih jauh tentang topic ini maka bisa kunjungi koleksi buku Gramedia di seperti rekomendasi buku berikut ini Selamat belajar. SahabatTanpabatas. Rekomendasi Buku & Artikel Terkait ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
. 280 217 149 469 98 415 254 101
apa yang anda ketahui mengenai email banking dalam e commerce